Minggu, 20 Januari 2013

Naek Putri Turun Gede Ke-2 (2012)

Pendakian kali ini adalah yang kedua ditahun 2012 yang berselang hanya 2 minggu dengan pendakian pertama. Pendakian kedua ini saya bersama sama dengan teman kampus yang tergabung dalam HIMKA UIN JAKARTA. 

Keberangkatan kali ini saya berdua teman saya berangkat terlebihh dahulu menuju balai Taman Nasional Gn. Gede-Pangrango (TNGGP) untuk mengambil surat simaksi. Saya berangkat sekitar jam 9an dari ciputat menuju kp.rambutan. Setelah itu sampai di rambutan kami naik bis yang melewati cibodas. Dari bawah cibodas saya naik angkot menuju Balai TNGGP. Setelah semua selesai waktu menunjukan sekitar pukul 2 saya dan teman saya masih harus menunggu rombongan yang akan berangkat dari ciuputat sekitar jam 5an. Mengisi kekosongan akhirnya saya mampir terlebih dahulu di warung mang idi. Setelah makan siang saya dan teman saya ingin mampir ke desa babakan cikalong. Desa babakan cikalong berada dekat dengan gang menuju cibodas, tempat itu merupakan desa dimana saya melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2010. Dari cibodas menuju bawah saya mencoba untuk berjalan kaki hitung-hitung pemanasan sebelum mendaki, dan ternyata memang jauhh dari atas ke bawah hehehe.. Saya mendatangi salah satu rumah warga untuk bersilaturahmi dan disana kami disuguhi makan lagi, ya apa boleh buat makan teruuus :D hehe..

Menjelang magrib saya memutuskan menuju cipanas dan menuju jalur pendakian gunung putri, setalah naik angkot saya naik ojek. Naik ojek memang lebih mahal dibanding nyewa angkot, tetapi karena berdua saja saya naik ojek. Setelah sampai di jalur pendakian saya terlebih dahulu menunggu teman-teman rombongan yang belum tiba dengan istirahat dan solat. Rombongan teman-teman saya ketika itu sampai jam 9 lewat. Sangat lama karena mereka terkena macet dari ciputat menuju jalan tol, belum lagi jalur puncak yang macet. Setelah mereka sampai lalu rombongan yang diikuti sekitar 25 orang ini makan malam sebelum pendakian. Saya sendiri tidak ikut makan karena pengalaman sebelumnya sebelum mendaki makan perut sakit dan yang bahaya kalo ada PANGGILAN ALAM (NYETOR) diperjalanan itu yang ribet.hehehe...

Kami mulai start sekitar jam 11 malam, sebelum mencapai alun-alun banyak sekali teman yang sudah kelelahan, Tetapi saya lagi-lagi meminta untuk jalan duluan, dan saya tiba di alun-alun jam stengah 6. Sambil tiduran saya menunggu rombongan yang belum sampaii. Setelah mereka sampai sekitar jam setengah 8 banyak yang memyimpan kenangan dalam bentuk foto, ya ketika itu alun-alun sangatlah indah cerah serta sejuk, sangatlah memanjakan mata. Setelah puas berfoto kami berangkat menuju area untuk mendirikan tenda yang tepatnya deket dengan sumber air. Setelah mendirikan tenda kami memasak dan makan serta istirahat.

Cerahnya pagi di alun-alun surya kencana

Ramainya alun-alun surken

Situasi memasak :)

Masak cumi nih di gunung :D



Di alun-alun ini kami bermalam, menjelang pagi hari ada beberapa teman yag ingin melihat sunrise dari puncak gede. Ketika sampai di puncak gede sangatlah indah pemadangan pagi hari, setelah puas berfoto langsung turun menuju tenda untuk persiapan makan.

 Makannya bareng-bareng nih :)


Persiaan pulang



Setelah sarapan selesai kami semua packing untuk menuju puncak gunung gede dan turun ke kandang badak. Untuk kali ini saya belum bisa menapaki puncak pangrango,hehehe. Setelah makan siang di kandang badak kami melanjutkan turun menuju cibodas.

Foto dulu :)

Setelah sampai di cibodas kami beristirhat dan bersih-bersih ya tentu di warung mang idi menjadi tempat favorit kami.

Ya itulah cerita singkat yang bisa disampaikan.

Indahnya berbagi pengalaman. BERBAGI JEJAK :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar